Tenaga kerja di Indonesia saat ini masih di dominasi oleh lulusan tingkat sekolah dasar.berdasarkan data yang pernah dihimpun oleh Kementrian Tenaga Kerja dan Transmgrasi menyatakan bahwa 51 persen dari total 116 juta angkatan kerja di Indonesia merupakan lulusan sekolah dasar dan hanya 8 persen merupakan sarjana.ini disebabkan masih kurangnya kesadaran bangsa indonesia akan pentingnya pindidikan untuk menunjang kehidupan,dan juga karena komponen – komponen pendidikan yang sulit untuk di jangkau masyarakat.

Inilah yang menjadi prioritas utama kemantrian DEPNAKERTRANS untuk dicari solusinya. Karena pada tahun ini  Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar berjanji untuk memaksimalkan program – program peletihan keyerampilan alternatif yang berbasis masyarakat.

Hal itu misalnya dilakukan dengan mengadakan Rumah Terampil, memperbanyak Mobil Terampil ke pelosok, dan memperbanyak Balai Latihan Kerja (BLK) yang berbasis kekuatan lokal. Hal ini ditunjukkan untuk meningkatkan kualitas dari angkatan kerja di Indonesia. Sehingga walaupun angkatan kerja di Indonesia lulusan sekolah dasar namun mereka memiliki kemampuan yang diperlukan untuk mengarungi dunia kerja. Sehingga tingkat pengangguran di Indonesia pun akan berkurang.

 

sumber

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/20/18195673/Mayoritas.Tenaga.Kerja.Lulusan.SD